Workshop Green Growth In Indonesia’s National Development Planning

access_timeMay 24, 2018

Pada tanggal 7 Mei 2018, Kementerian PPN/ Bappenas mengadakan Workshop Green Growth In Indonesia’s National Development Planning di Gedung Kementerian PPN/ Bappenas.

Kegiatan dihadiri oleh perwakilan – perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian; Kementerian Keuangan; Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan; Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral; Kementerian Pertanian; Kementerian Perindustrian; Kementerian Perhubungan; Kementerian Agraria Tata Ruang/ BPN; Kementerian PUPR; Badan Pusat Statistik; Otoritas Jasa Keuangan (OJK); tim Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dan Mitra Pembangunan. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk membangun persepsi terkait Low Carbon Development dan berbagi pembelajaran terkait pengalaman pembangunan rendah karbon di beberapa negara.

Dalam pembukaannya, Menteri PPN/ Bappenas mengatakan workshop ini merupakan inisiatif yang baik terhadap isu perubahan iklim. Apalagi, menurut report AR5 bahwa perubahan iklim berdampak terhadap peningkatan suhu muka bumi yang sangat berdampak terhadap bidang sosial ekonomi. Oleh karena itu, Indonesia juga telah mengeluarkan rencana adaptasi nasional dalam rangka untuk meningkatkan resiliensi Indonesia terhadap perubahan iklim.

Ms. Nathalie Girouard selaku Head of The Environmental Performance and Information Division, OECD Environment Directorate mengatakan Indonesia telah menjadi key partner OECD sejak 2007. Green Growth Policy Review (GGPR) of Indonesia adalah bagian kerjasama dengan pemerintah Indonesia sejak tahun 2017-2018. Program ini memiliki empat fokus, dimana salah satu fokusnya adalah mempromosikan green growth dalam perencanaan pembangunan.

GGPR akan memberikan bantuan kepada Pemerintah Indonesia untuk mengevaluasi capaian pertumbuhan ekonomi dan performa lingkungan hidup, mengidentifikasi proses yang paling penting berpengaruh terhadap performa ekonomi dan lingkungan, menyediakan rekomendasi kepada Indonesia dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan, dan mempromosikan kebijakan green growth economy yang paling baik untuk diterapkan di Indonesia.

Dalam hal ini, diperlukan penyamaan persepsi terkait indikator/parameter green growth yang digunakan oleh OECD dengan implementasi LCD di Indonesia. Diskusi ini sangat bermanfaat dalam memberikan masukan kepada Pemerintah Indonesia yang kini sedang menyusun Rencana Pertumbuhan Ekonomi Hijau. Kedepannya, diperlukan komunikasi intens antara Pemerintah Indonesia dengan Tim OECD dalam penyusunan LCDP.

menu
menu