Perencanaan Kerjasama Bappenas - IGES

access_timeMay 15, 2018

Pada pertemuan selanjutnya, Kementerian PPN/ Bappenas dan Sekretariat RAN-API melakukan diskusi dengan Institute for Global Environmental Strategies (IGES) yang membahas secara garis besar ruang lingkup kegiatan di Direktorat Lingkungan Hidup Bappenas dan ruang lingkup Institute for Global Environmental Strategies (IGES) di dunia internasional.

Kementerian PPN/ Bappenas saat ini sedang dalam masa pengembangan background study RPJMN untuk periode tahun 2020-2024. Salah satu aktivitas pengembangan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dengan pendekatan evidence-based dan menggunakan 4 prinsip utama yaitu, holistik, tematik, terintegrasi dan spasial. Adapun IGES di Indonesia memiliki beberapa proyek di bidang perubahan iklim dan kehutanan, serta memiliki hubungan kerjasama dengan National Institute for Environmental Studies (NIES). Rencana Strategis Lingkungan Hidup Jepang yang baru saja selesai penyusunannya dipimpin oleh Prof Takeuchi, IGES. Dalam dokumen tersebut, nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs) sudah terintegrasi, termasuk konsep tiga pilar yang merupakan kombinasi dari lingkungan hidup, sosial dan keberlanjutan. Untuk fase 2 ini, IGES akan menjajaki peluang kerja sama dengan Bappenas yang secara rinci akan dibahas pada pertemuan selanjutnya di Hayama.

Sebagaimana diketahui, IGES merupakan lembaga kolaboratif dalam penelitian dan outreach untuk menghasilkan kebijakan pembangunan dengan mengedepankan keberlanjutan, ketahanan, shared, dan inklusivitas di Kawasan Asia Pasifik. Beberapa topik riset IGES antara lain perubahan iklim, infrastruktur rendah emisi, ekosistem & sumber daya alam, tata kelola & pengambilan keputusan, ekonomi hijau, serta kota dan masyarakat yang berkelanjutan.

Foto Group IGES web.jpg

Dalam pengembangan kerangka kerja RPJMN Hijau 2020-2024, sebagaimana diketahui banyak model yang digunakan dan saling terkait satu sama lain. Termasuk penghitungan emisi dan skenario di dalam model dinamik dan spasial. Terkait kebutuhan ini, pengalaman dan keahlian IGES bisa menjadi salah satu input terkait inisiatif RPJMN hijau, baik dari sisi modeling maupun perumusan kebijakan. Salah satu perangkat yang dimiliki dan bisa dimaksimalkan adalah perangkat untuk penghitungan potensi emisi pada sektor limbah (Emission Calculating Tools/ECT) yang telah diujicobakan di Kota Medan dan Kota Jambi.

IGES bersama KLHK memiliki rencana kerjasama untuk pengembangan kebijakan nasional terkait manajemen limbah. Kebijakan ini dapat dimanfaatkan untuk perumusan RPJMN (background study), terkait hal ini dibutuhkan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait, antara lain Bappenas, KLHK, Kementerian PUPR, Kemendagri, dan stakeholder lainnya.

menu
menu