Rapat Tindak Lanjut Pelaksanaan Kegiatan Fase 2 MoEJ

access_timeMay 16, 2019

Pada tanggal 13 Mei 2019, Sekretariat RAN API mengadakan Rapat Tindak Lanjut Pelaksanaan Kegiatan Fase 2 MoEJ. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Lingkungan Jepang (MoEJ), PT. Geo Enviro Omega dan Tim Kajian Kerugian Ekonomi Dampak Perubahan Iklim (Universitas Indonesia).

Dalam pertemuan ini, disepakati bahwa kegiatan peningkatan kapasitas (training) akan dilaksanakan sebagai output 3 kegiatan MoEJ. Training akan diberikan kepada perwakilan pemerintah daerah (Bappeda) di 3 provinsi yaitu Jawa Timur, Sumatera Utara dan Bali. Adapun training yang akan diberikan kepada Bappeda yaitu mengenai konsep adaptasi perubahan iklim dan perhitungan potensi kerugian ekonomi dampak perubahan iklim.

Adapun rapat pada hari kedua tanggal 14 Mei 2019 dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Lingkungan Jepang (MoEJ), Bappeda Provinsi Sumatera Utara, Jawa Timur dan Bali serta Tim Tenaga Ahli (OECC, Universitas Tokyo dan daerah).

Pada pertemuan ini, disepakati bahwa penilaian kerugian ekonomi digunakan sebagai indikator dalam RPJMN akan disampaikan di daerah, terutama di ketiga provinsi ini. Input teknis bagaimana menyampaikan perhitungan di daerah akan difasilitasi oleh Sekretariat RAN API dan MoEJ.

Perhitungan potensi kerugian ekonomi di tingkat provinsi akan difokuskan pada 4 sektor prioritas sesuai dengan RAN API (kelautan dan pesisir, pertanian, air, dan kesehatan) serta identifikasi kegiatan yang berkaitan dengan adaptasi perubahan iklim dalam RPJMD. Selanjutnya bila diperlukan penjelasan lebih jauh, maka pemerintah daerah bisa mengundang Kementerian PPN/ Bappenas dan Sekretariat RAN API ke daerah.

menu
menu