Peluncuran Dokumen Pembangunan Rendah Karbon Indonesia

access_timeMar 26, 2019

Kementerian PPN/ Bappenas menyelenggarakan acara Peluncuran Dokumen Pembangunan Rendah Karbon Indonesia pada tanggal 26 Maret 2019. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari inisiatif Pemerintah Indonesia dalam menuju Pembangunan Rendah Karbon (LCDI) sebagai arah pembangunan kedepan.

Dalam paparannya, Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/ Bappenas Dr. Ir. Arifin Rudiyanto, MSc mengatakan jika Indonesia masih menggunakan pola pembangunan “business as usual”, maka tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan akan mengalami penurunan hingga mencapai 4,3% pada tahun 2045. Hal ini tentu mengganggu upaya untuk menjadi negara maju tahun 2036 sesuai dengan Visi Indonesia 2045 dimana diperlukan nilai pertumbuhan ekonomi 5,7% per tahun untuk mencapai target tersebut.

Oleh karena itu, perencanaan pembangunan ke depan harus beralih dari “business as usual” ke arah pembangunan yang inovatif dan berkelanjutan. Peluncuran laporan berjudul “Low Carbon Development Report: a Paradigm Shift towards a green economy in Indonesia” merupakan hasil kolaborasi LCDI dengan mitra pembangunan yang menekankan perlunya perubahan pola pembangunan. Hasil proyeksi dan pemodelan pada buku ini akan menjadi masukan dalam penyusunan RPJMN 2020-2024.

Adapun kebijakan utama pembangunan rendah karbon meliputi:

  1. Transisi menuju energi terbarukan dan efisiensi energi
  2. Perlindungan hutan, moratorium gambut dan meningkatkan reforestasi
  3. Penanganan sampah dan pengelolaan industri
  4. Meningkatkan produktivitas lahan pertanian
  5. Perbaikan kelembagaan dan tata kelola

Selanjutnya, kemitraan LCDI ini akan difokuskan pada: Penyusunan Kebijakan LCDI; Penguatan Pemantauan, Evaluasi, dan Pelaporan; Kerja sama dengan swasta; serta memperkuat komunikasi. Kegiatan ini sekaligus menandai dibukanya tahap 2 kemitraan LCDI (LCDI Phase 2).


Penulis: Kevin Simon

Editor: Pramudita Mahyastuti, Putra Dwitama

menu
menu