Workshop Adaptasi Perubahan Iklim di Surabaya dan Bali

access_timeMar 01, 2018

Sekretariat Rencana Aksi Nasional Adaptasi Perubahan Iklim (RAN-API) melalui Kementerian PPN/ BAPPENAS bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup Jepang (MOEJ) mengadakan Workshop Adaptasi Perubahan Iklim yang dilaksanakan pada tanggal 21-22 Februari 2018.

Beberapa pokok pembahasan yaitu identifikasi isu perubahan iklim di Surabaya dan Bali, rekomendasi aksi, presentasi dampak perubahan iklim di masa depan oleh expert dan sinkronisasi rekomendasi aksi serta dampak perubahan iklim di masa depan.

Dalam pembahasan sektoral di masing-masing kelompok, perubahan iklim berdampak secara langsung maupun tidak langsung terhadap kesehatan. Dari isu sosial ekonomi, masyarakat susah diajak untuk menerima perubahan. Masing masing instansi telah melakukan sosialisasi kampanye kesehatan (termasuk sanitasi) terutama di institusi sekolah. Untuk isu pertanian, diperlukan perencanaan pola tanam dengan mempertimbangkan perubahan iklim. Selain itu, bencana banjir dan kekeringan menyebabkan alih profesi petani seperti menjadi buruh khususnya di provinsi Jawa Timur.

bali_group-web.jpg

Dalam workshop ini salah satu saran yang ada yaitu diperlukan adanya sinkronisasi kebijakan pemerintah nasional, daerah dan lokal serta pembuatan SOP aksi adaptasi perubahan iklim. Penggunaan ilmu pengetahuan seperti pola iklim melalui kajian ilmiah dapat membantu masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim. Selain itu, prioritas lainnya yaitu diperlukan perencanaan tata ruang yang memperhatikan perubahan iklim dalam konteks pembangunan.

Harapannya workshop ini dapat meningkatkan kapasitas peserta kegiatan serta memberikan informasi yang baik untuk pengembangan penelitian selanjutnya.

menu
menu