FGD Steering Committee Proyeksi Iklim

access_timeJun 19, 2017

Pada tanggal 14 Juni 2017, Sekretariat RAN – API melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion Steering Committee Proyeksi Iklim Kaji Ulang RAN-API. Rapat ini dihadiri oleh perwakilan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), perwakilan dari USAID APIK, Kementerian Lingkungan Jepang serta ahli bidang perubahan iklim lainnya.

Dalam sambutannya, Pak Medril selaku Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas menekankan kembali urgensi proses review RAN-API sebagai upaya memberikan kontribusi pada proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan agar tetap berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan iklim. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan scientific-based policy untuk mencapai penyusunan kebijakan pembangunan yang adaptif. Sehingga, kegiatan rapat Steering Committee Proyeksi Iklim yang melibatkan expert – expert di bidang perubahan iklim ini merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk mencapai tujuan tersebut.

Pada kesempatan ini, disepakati bahwa kebutuhan proyeksi iklim nasional untuk keperluan Kaji Ulang RAN API akan memanfaatkan output proyeksi iklim yang sebelumnya telah dihasilkan oleh BMKG, ITB dan IPB (output TNC). BMKG juga disepakati sebagai leading sector dalam proses asesmen proyeksi iklim nasional dan para expert akan turut berperan dalam memberikan pandangan atau opini profesionalnya. Adapun fokus pembahasan akan diarahkan ke 4 sektor yang telah dibangun pada ICCSR sehingga arah pengembangan model proyeksi iklim akan lebih jelas.

Untuk ke depannya, secara teknis perlu kompromi dalam pemanfaatan modalitas proyeksi iklim yang ada. Hal ini dikarenakan produk yang dihasilkan dibangun dengan model, skenario, resolusi, dan pendekatan downscalling yang berbeda. Selanjutnya perlu juga diatur managemen data hasil proyeksi iklim dan pemanfaatannya untuk kajian kerentanan, bahaya, risiko dan dampak pada sektor dan wilayah, juga akses terhadap data tersebut untuk kebutuhan downscalling pada level yang lebih mikro (level kabupaten/kota). Oleh karena itu, diperlukan pembahasan lebih lanjut untuk membahas teknis dari aplikasi model yang akan digunakan berdasarkan hasil diskusi pertemuan ini.

menu
menu