Diklat Perencanaan Lingkungan Dalam Pembangunan di Semarang

Diklat Perencanaan Lingkungan Dalam Pembangunan di Semarang

Pada tanggal 29 Agustus - 2 September 2016, Sekretariat RAN-API bekerjasama dengan Universitas Diponegoro dan Kementerian PPN/BAPPENAS mengadakan pendidikan kilat non-gelar untuk Program Studi Magister Ilmu Lingkungan.

Dalam kegiatan ini, Sekretariat RAN API diwakili oleh Budhi Setiawan selaku Technical Advisor RAN API. Peserta melalui kegiatan ini mendapatkan beberapa jenis pemaparan seperti pemaparan penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) dan kerentanan. Selain ini, peserta juga mendapatkan pelatihan seperti penandaan prioritas aksi adaptasi perubahan iklim dan pemetaan skateholder.

Dalam kesempatan ini, peserta juga diajak untuk mengikuti field trip menuju dua lokasi yaitu lokasi penanaman mangrove di Kelurahan Tapak Tugurejo serta meninjau Sistem Peringatan Dini Banjir yang dikembangkan oleh Mercy Corps Indonesia. Di lokasi penanaman mangrove, peserta mendapatkan informasi bagaimana mangrove membantu melindungi kawasan pesisir kota Semarang dari ancaman banjir rob serta membantu penyerapan karbon.

Di lokasi Sistem Peringatan Dini Banjir, peserta melihat bagaimana warga saling bahu membahu untuk menghindari ancaman banjir bandang. Masyarakat berbagi peran untuk melindungi sesama melalui penyediakan dapur umum, persiapan pertolongan pertama yang dikoordinasikan oleh warga setempat yang bergabung di dalam Kelompok Siaga Bencana (KSB).

Peserta juga berkesempatan bertemu dengan stakeholder kota Semarang yang diwakili oleh Bapak Gunawan WIcaksono selaku Sekretaris Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Semarang untuk mendiskusikan lebih lanjut langkah - langkah yang dilakukan Kota Semarang dalam menghadapi perubahan iklim.

Harapannya, pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap lingkungan terutama mengenai masalah perubahan iklim.